Kenali Perbedaan Asuransi Perjalanan dan Asuransi Kecelakaan Diri, Jangan Salah Pilih

asuransi kecelakaan diri

Asuransi perjalanan dan asuransi kecelakaan diri sekilas memang mirip. Namun keduanya merupakan jenis asuransi yang berbeda.

Secara umum tujuan kedua asuransi tersebut sama yaitu memberi rasa tenang saat melakukan perjalanan atau saat bekerja. Keduanya juga bermanfaat melindungi kondisi finansial tertanggung terhadap risiko kerugian.

Perbedaan asuransi perjalanan dan asuransi kecelakaan diri terletak pada perlindungan, durasi perlindungan, besar premi, dan jangkauan asuransi.

Asuransi perjalanan melindungi tertanggung selama perjalanan, di lokasi, dan saat kembali sampai di rumah. Perlindungan yang diberikan berkaitan dengan medis dan ketidaknyamanan selama perjalanan.

Risiko medis yang dimaksud diantaranya: kondisi darurat (sakit mendadak), kecelakaan yang menyebabkan tertanggung cacat atau meninggal dunia, pemulangan jenazah, serta biaya pemakaman. Sedangkan risiko yang menyebabkan ketidaknyamanan diantaranya: delay dan pembatalan pesawat, kehilangan bagasi, kehilangan uang pribadi, serta risiko akibat kriminalitas dan terorisme.

Polis asuransi perjalanan berlaku untuk domestik dan internasional. Jika hanya mengambil untuk domestik maka polis tidak berlaku untuk perjalanan internasional. Demikian juga sebaliknya. Namun jika mengambil keduanya maka polis berlaku untuk perjalanan domestik maupun internasional.

Lain halnya dengan asuransi kecelakaan diri, asuransi ini memberi jaminan perlindungan baik ketika tertanggung melakukan perjalanan ataupun tidak.

Asuransi kecelakaan diri bisa berlaku bagi perseorangan maupun keluarga. Manfaat utamanya yaitu berupa santunan supaya tertanggung lebih fokus pada fase pemulihan setelah kecelakaan.

Secara garis besar asuransi ini melindungi terhadap semua risiko finansial yang terjadi karena kecelakaan yang tidak disengaja atau tidak direncanakan. Kecelakaan yang dimaksud bisa berupa kecelakaan lalu lintas, tenggelam, kecelakaan kerja, atau menghirup gas beracun.

Semua biaya perawatan serta pengobatan pasca kecelakaan akan diganti oleh asuransi kecelakaan diri, termasuk santunan dengan jumlah tertentu jika tertanggung mengalami cacat tetap (cacat permanen) atau meninggal dunia.

Dibanding asuransi perjalanan umumnya masa berlaku asuransi kecelakaan diri lebih panjang. Polis asuransinya berlaku tahunan dimana tertanggung tetap mendapat perlindungan selama polisnya masih berlaku. Bahkan ada beberapa perusahaan asuransi yang memberi perlindungan hingga 50 tahun.

Asuransi kecelakaan diri umumnya hanya berlaku di dalam negeri. Ganti rugi biaya pengobatan dan perawatan juga disesuaikan dengan tarif yang ditetapkan dan berlaku di dalam negeri.

BACA JUGA : Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Kecelakaan Diri

0 I like it
0 I don't like it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *